Perkuat Talenta Digital SMK di Wilayah Kabupaten Bekasi, BPT Komdigi Laksanakan Sertifikasi VBL Periode Mei 2026
Bekasi
– Balai Pelatihan Talenta Komunikasi dan Digital (BPT Komdigi) kembali
menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Vocational Blended Learning (VBL)
Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi talenta digital di
kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini dilaksanakan
sepanjang Mei 2026 dengan melibatkan beberapa SMK di Kabupaten Bekasi.
Program sertifikasi VBL bertujuan untuk mengukur dan memastikan kompetensi peserta sesuai dengan standar kebutuhan industri melalui uji kompetensi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Melalui kegiatan ini, para siswa memperoleh kesempatan untuk membuktikan kemampuan yang telah dipelajari selama proses pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di bidang komunikasi dan digital.
Pelaksanaan sertifikasi dibagi ke dalam empat gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada 12 Mei 2026 dan diikuti oleh siswa dari SMKN 2 Cikarang Barat. Sebanyak tujuh peserta mengikuti skema Associate Computer Network Technician dan 13 peserta mengikuti skema Computer Operator Technician.
Gelombang kedua berlangsung pada 13 Mei 2026 dengan peserta dari SMKN 1 Cikarang Selatan. Pada gelombang ini, lima peserta mengikuti skema Associate Computer Network Technician dan enam peserta mengikuti skema Computer Operator Technician.
Gelombang ketiga diselenggarakan pada 18 Mei 2026 di siswa SMKN 1 Babelan dengan skema Assistant Web Developer yang diikuti oleh delapan peserta.
Sementara itu, gelombang keempat dilaksanakan pada 21 Mei 2026 dan diikuti oleh siswa SMKN 1 Tarumajaya. Sebanyak enam peserta mengikuti skema Associate Computer Network Technician.
Secara
keseluruhan, kegiatan Sertifikasi Vocational Blended Learning periode
Mei 2026 diikuti oleh 45 peserta dari empat SMK. Dari jumlah tersebut, 84,4
persen peserta dinyatakan kompeten, menunjukkan tingkat kesiapan yang baik
dalam penguasaan kompetensi teknis sesuai standar yang berlaku.
Capaian
tersebut menjadi indikator positif atas keberhasilan kolaborasi antara dunia
pendidikan dan program pengembangan talenta digital yang dijalankan BPT
Komdigi. Selain memberikan pengakuan atas kompetensi yang dimiliki siswa,
sertifikasi juga menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing
lulusan SMK dalam memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pengembangan karier
di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Melalui
program Vocational Blended Learning, BPT Komdigi terus berkomitmen
mendukung pengembangan sumber daya manusia digital yang kompeten, adaptif, dan
siap menghadapi kebutuhan industri di era transformasi digital. Diharapkan
kompetensi yang telah diperoleh para peserta dapat menjadi bekal berharga untuk
terus berkembang, berinovasi, dan berkontribusi dalam pembangunan ekosistem
digital Indonesia. (kp)